
Tiga pembom strategis Rusia Tu-22M3 melakukan latihan intensif selama lima jam pada hari Kamis di atas perairan netral Laut Baltik, setelah lepas landas dari pangkalan udara Olenya di Rusia utara.
Aktivitas tersebut pertama kali diungkap oleh analis OSINT AviVector di halaman X miliknya.
+ Klik di sini untuk menonton videonya

+ Turki menerima kapal selam kedua kelas Reis yang diserahkan oleh perusahaan Jerman TKMS
Menurut sang analis, salah satu pesawat berfungsi sebagai “repeater”, memastikan komunikasi antara dua pembom lainnya dengan pos komando di darat. Misi tersebut juga mencakup perlindungan udara berkelanjutan oleh jet tempur Su-27 dan Su-35S, yang bertugas menjaga keamanan wilayah udara selama operasi.
Kehadiran pembom Rusia di kawasan tersebut memicu respons dari angkatan udara NATO.
Swedia mengirimkan jet tempur JAS 39 Gripen, sementara Italia mengerahkan pesawat Eurofighter Typhoon dari pangkalan di Swedia dan Estonia.

Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi penerbangan terjadwal
Dalam sebuah video yang dipublikasikan di kanal resmi Telegram, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa Tu-22M3 melakukan penerbangan terjadwal di atas perairan internasional, didampingi oleh kru jet tempur Su-35S dan Su-27.
Menurut kementerian:
- Misi berlangsung lebih dari lima jam;
- Pada titik-titik tertentu, pembom dikawal oleh jet tempur negara lain;
- Penerbangan jarak jauh Rusia secara rutin beroperasi di atas Arktik, Atlantik Utara, Samudra Pasifik, Laut Hitam, dan Laut Baltik;
- Semua penerbangan dilakukan sesuai standar internasional penggunaan ruang udara.
Latihan ini menegaskan meningkatnya aktivitas militer di kawasan Baltik, di mana NATO dan Rusia sama-sama meningkatkan operasi udara di tengah ketegangan geopolitik di Eropa Timur.
Sumber dan gambar: X @avivector | Telegram @mod_russia. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
